Pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen P2MI) resmi membuka pendaftaran program SMK Go Global Batch I 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi lulusan SMK untuk meningkatkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri bekerja secara resmi di luar negeri.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui masing-masing Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dan dibuka hingga 16 Agustus 2026.
SMK Go Global merupakan program pemerintah yang menjembatani lulusan SMK dengan peluang kerja di berbagai negara. Peserta akan mendapatkan peningkatan kompetensi sebagai persiapan memasuki pasar kerja internasional.
“Melalui penguatan kompetensi, sertifikasi, standar kerja global, penempatan yang prosedural, serta pelindungan menyeluruh, generasi muda Indonesia dipersiapkan untuk menjadi talenta yang siap bersaing di tingkat global,” tulis Kemen P2MI.
Negara dan kawasan tujuan yang disiapkan meliputi Malaysia, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Timur Tengah hingga kawasan Eropa.
Sementara sektor pekerjaan yang tersedia mencakup kesehatan, hospitality, manufaktur, transportasi, agrikultur, konstruksi hingga seabased.
Calon peserta harus berusia minimal 18 tahun dan melengkapi sejumlah persyaratan. Dokumen tersebut di antaranya KK, KTP, kartu JKN, surat keterangan sehat, ijazah pendidikan terakhir serta dokumen keterampilan teknis, bahasa atau pengalaman sesuai bidang pekerjaan yang dipilih.
Peserta juga harus memiliki kartu kuning (AK-1) atau surat keterangan pencari kerja, surat pernyataan berminat bekerja ke luar negeri serta izin orang tua, wali, suami atau istri.
Setelah mendaftar dan mengunggah dokumen, peserta akan menjalani verifikasi administrasi. Mereka yang lolos kemudian mengikuti tes tertulis dan wawancara.
Selanjutnya dilakukan pengumuman kelulusan, pendaftaran ulang hingga dimulainya pelatihan.
Pendaftaran tersedia melalui BP3MI di berbagai wilayah, mulai dari Aceh, Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua.
Calon peserta yang berminat perlu memperhatikan tenggat pendaftaran karena Batch I ditutup pada 16 Agustus 2026.


