Curhat Bersebelahan dengan Pria di Kereta Viral, Tanggapan Penumpang Ini Jadi Sorotan

Curhat Bersebelahan dengan Pria di Kereta Viral, Tanggapan Penumpang Ini Jadi Sorotan

Curhatan seorang perempuan mengenai pengalaman duduk bersebelahan dengan penumpang pria di kereta ramai diperbincangkan di Threads. Ia mempertanyakan alasan penumpang pria memilih kursi di sebelahnya, padahal menurutnya masih tersedia kursi lain.

Dalam unggahannya, perempuan tersebut mengaku sengaja memilih kursi yang masih kosong ketika memesan tiket. Namun, saat perjalanan berlangsung, kursi di sebelahnya justru ditempati seorang pria.

“Bete banget naik kereta, udah sengaja pilih kursi yang masih kosong (kemarin pas order, masih banyak yg kosong), eh taunya sampingku penumpang bapak2. Kenapa sih dia pilih seat sebelah penumpang cewek, kan bisa pilih samping penumpang cowok. Dari pertama dia duduk lgsg aku asemin. Sengaja hembusin napas keras2 tanda bete. WA kekesalan ke suami dgn layar sengaja diposisikan agar dia bisa liat, mana font HPku gede2,” tulisnya.

Ia bahkan mengaku menunjukkan rasa tidak nyaman dengan menghela napas keras hingga sengaja menempatkan layar ponselnya agar penumpang di sebelahnya dapat melihat percakapannya dengan sang suami.

Curhatan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari penumpang pria lain yang mencoba menjelaskan persoalan tersebut dari sudut pandang laki-laki.

Menurutnya, terdapat perbedaan tampilan pemilihan kursi pada aplikasi Access by KAI berdasarkan jenis kelamin yang terdaftar dalam NIK. Penumpang perempuan dapat melihat apakah kursi yang telah terisi ditempati laki-laki atau perempuan. Sementara penumpang laki-laki disebut tidak mendapatkan informasi tersebut.

“Cuma mau ngasih tau Pak/Bu/Mas/Mbak/Aa/Teteh Ini tampilan saat pilih bangku di aplikasi Access By KAI ya. Jika NIK Perempuan maka bisa melihat kursi laki-laki (abu) atau perempuan (pink) Jika NIK Laki-laki maka TIDAK BISA MELIHAT kursi laki-laki atau perempuan Sekiaaann,” jelas akun @arifelnandar.

View on Threads

Penjelasan tersebut kemudian menjadi sorotan karena menunjukkan bahwa penumpang pria kemungkinan memang tidak dapat mengetahui jenis kelamin orang yang telah memilih kursi di sebelahnya saat melakukan pemesanan.

Dengan demikian, pilihan kursi yang dianggap disengaja oleh pengunggah belum tentu terjadi karena penumpang pria mengetahui bahwa kursi tersebut berada di sebelah seorang perempuan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top