Kualitas Udara Kalimantan Memburuk, Warganet Ramai-Ramai Speak Up

Kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan kembali menjadi perhatian publik. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belum sepenuhnya pulih membuat masyarakat hingga sejumlah tokoh di media sosial ramai menyuarakan keresahan.

Sejumlah influencer lokal seperti @derrick_rick dan @hansenvendiagus turut menyoroti kondisi tersebut. Mereka mengungkapkan kekhawatiran terhadap kualitas udara yang masih buruk dan dampaknya bagi masyarakat.

Suara serupa juga datang dari pegiat lingkungan asal Kalimantan, Andrew Kalaweit. Ia sebelumnya berdiskusi dengan Ferry Irwandi mengenai kondisi hutan dan situasi karhutla di Kalimantan.

Ferry sendiri saat ini berada di Kalimantan sebagai relawan. Dalam sebuah utas, ia mengungkapkan keresahannya setelah melihat langsung kondisi di lapangan.

“AQI Pontianak hari ini udah sampai 2000-an lebih. Keadaan ini sangat membuat kita frustrasi, karena kalau udah terjadi, gak banyak yang bisa dilakukan,” tulis Ferry.

View on Threads

Ia mempertanyakan apakah pemerintah akan membiarkan persoalan serupa terus berulang tanpa evaluasi.

“Pemerintah mau terus biarin? Apakah gak mau belajar? Ke depan mau terjadi lagi?” lanjutnya.

Ferry juga mendorong pemerintah memperketat izin industri, memperjelas mitigasi, membenahi persoalan sekat kanal, serta melindungi masyarakat adat.

Keresahan juga terlihat dari warganet lokal. Salah satunya akun X @haixensen yang membagikan video kondisi langit Pontianak yang berubah kekuningan akibat pekatnya kabut asap. Sejumlah pelajar Pontianak bahkan turut mendokumentasikan kondisi karhutla menggunakan drone.

Di sisi lain, pemerintah telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari pemadaman darat dan udara hingga operasi modifikasi cuaca.

Namun, di tengah upaya tersebut, suara masyarakat menunjukkan bahwa persoalan belum dianggap selesai. Bagi mereka, penanganan karhutla bukan hanya soal memadamkan api, tetapi juga bagaimana mencegah bencana serupa kembali terjadi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top