Teknologi

Praktisi Siber Peringatkan Modus Baru Pembajakan WhatsApp, Warga Diminta Waspada

Praktisi keamanan siber MrBert mengeluarkan peringatan kepada masyarakat terkait dugaan maraknya upaya pembajakan akun WhatsApp yang disebut terjadi di sejumlah kota besar di Indonesia. Dalam video yang diunggah pada 30 Juli 2026, ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap pesan singkat yang mengatasnamakan WhatsApp maupun layanan resmi lainnya.

Dalam videonya, MrBert menyampaikan bahwa pelaku diduga memanfaatkan kelemahan jaringan 2G untuk mengirimkan SMS palsu yang tampak berasal dari WhatsApp. Menurutnya, pesan tersebut berisi tautan berbahaya yang apabila diklik dapat memulai proses pengambilalihan akun korban.

MrBert juga menyebut pelaku diduga menggunakan perangkat yang dapat mengganggu sinyal sehingga ponsel korban berpindah ke jaringan yang lebih rentan. Ia bahkan menduga komplotan tersebut berasal dari luar negeri. Namun, klaim tersebut merupakan penjelasan dari MrBert dan belum diumumkan secara resmi oleh aparat penegak hukum maupun instansi terkait.

Menurutnya, jika korban mengklik tautan dalam SMS tersebut, pelaku berpotensi mengambil alih akun WhatsApp, bahkan mencoba mengakses layanan perbankan digital dan data pribadi lainnya.

Sebagai langkah pencegahan, MrBert mengimbau masyarakat tidak mengklik tautan dari SMS mencurigakan, selalu memverifikasi identitas pengirim, serta mengaktifkan fitur keamanan yang disediakan operator maupun WhatsApp, seperti verifikasi dua langkah (two-step verification).

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera memberi tahu keluarga dan orang-orang terdekat agar lebih waspada terhadap