Indonesia sementara menempati posisi ke-12 klasemen perolehan medali Asian Games 2026 pada Minggu (20/9) pukul 21.50 WIB. Hingga hari pertama pertandingan setelah seremoni pembukaan pada Sabtu (19/9), kontingen Indonesia telah mengoleksi lima medali, terdiri dari satu perak dan empat perunggu.
Medali perak Indonesia datang dari cabang olahraga teqball. Sumaya harus puas meraih perak setelah kalah dari wakil Myanmar, Wai Khin Hin, pada babak final di Higashi Sports Center, Nagoya, Minggu (20/9).
Sementara itu, medali perunggu pertama Indonesia disumbangkan Seraf Naro Siregar dari nomor men’s changquan, wushu. Atlet senior tersebut menjadi peraih medali pertama Indonesia di Asian Games 2026 setelah menempati posisi ketiga dengan total nilai 9,720. Medali emas nomor tersebut diraih atlet Makau, Song Chi Kuan.
Indonesia kemudian menambah medali perunggu dari cabang soft tenis melalui Fernando Sanger dan kawan-kawan. Langkah Indonesia terhenti di semifinal setelah dikalahkan wakil tuan rumah Jepang.
Medali perunggu berikutnya berasal dari karate nomor kumite kelas +68 kilogram putri. Laica Al Humaira Lubis meraih medali setelah mengalahkan wakil Kirgizstan dengan skor 6-1.
Dengan koleksi lima medali tersebut, Indonesia berada di posisi ke-12 klasemen sementara. Indonesia belum mengoleksi medali emas, dengan rincian satu perak dan empat perunggu.
China memimpin klasemen dengan 11 emas, enam perak, dan tiga perunggu. Jepang berada di posisi kedua dengan enam emas, tujuh perak, dan tujuh perunggu. Korea Selatan menempati posisi ketiga dengan empat emas, tiga perak, dan tujuh perunggu.
Kazakhstan berada di posisi keempat dengan empat emas, disusul Thailand dengan tiga emas. Myanmar mengoleksi satu emas, satu perak, dan satu perunggu, sedangkan Makau memiliki satu emas dan satu perak.
Kuwait berada di posisi kedelapan dengan satu emas dan satu perunggu. Taiwan mengoleksi dua perak dan satu perunggu, sementara Hong Kong dan India masing-masing berada di posisi ke-10 dan ke-11.
Perjalanan kontingen Indonesia masih panjang. Sejumlah cabang olahraga masih akan bertanding sehingga peluang penambahan medali masih terbuka sepanjang Asian Games 2026 berlangsung.


