Pencarian Jurnalis Hilang Hari Ketiga, Tim SAR Sisir Utara Anak Krakatau

Memasuki hari ketiga, Tim SAR gabungan memperluas pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di Selat Sunda. Setelah sisi selatan Gunung Anak Krakatau (GAK) disisir, pencarian kini diarahkan ke kawasan utara.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan pencarian di sisi selatan telah mencakup wilayah hingga radius sekitar 20 NM (nautical mile) dari titik tengah Anak Krakatau.

Hari ini, tim memperluas area pencarian berdasarkan perhitungan arus, pergeseran ombak, dan arah angin.

“Kita akan memperluas ke sisi utara sesuai dengan perhitungan arus dan pergeseran ombaknya, angin seperti itu,” kata Al Amrad.

Penambahan personel dan armada juga masih disiapkan berdasarkan hasil evaluasi operasi sebelumnya. Unsur TNI AL melalui Danlanal tetap mengerahkan kapal besar untuk membantu pencarian dan melakukan lego jangkar di sekitar lokasi.

Al Amrad mengatakan operasi saat ini difokuskan pada pencarian karena kondisi medan belum memungkinkan dilakukan evakuasi secara langsung.

“Operasi yang tengah berjalan difokuskan pada pencarian, mengingat kondisi medan yang tidak memungkinkan untuk melakukan evakuasi penyelamatan secara langsung,” ujarnya.

Keselamatan tim menjadi perhatian karena Gunung Anak Krakatau masih aktif. Radius rekomendasi PVMBG juga tetap 3 kilometer dari kawah aktif.

Kondisi laut turut menjadi tantangan. Angin dan gelombang disebut semakin kuat menjelang siang hingga sore hari.

“Berdasarkan pantauan di lapangan, angin dan gelombang laut terpantau semakin kencang menjelang siang dan sore hari. Adapun tinggi gelombang di perairan tersebut pada hari ini tercatat bervariasi antara 1 hingga 2 meter,” beber Al Amrad.

Rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Titik lokasi terakhir sempat dikirim sekitar pukul 14.42 WIB sebelum komunikasi terputus pukul 15.04 WIB.

Hingga hari ketiga, keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal masih belum diketahui. Tim SAR terus melakukan pencarian dengan memperluas area berdasarkan kondisi arus, ombak, dan angin.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top