SAR Perluas Pencarian Jurnalis Hilang, Kerahkan 13 Alutsista ke Empat Sektor

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperluas pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Memasuki hari keempat, sebanyak 13 kapal atau alat utama sistem senjata (alutsista) dikerahkan dan dibagi ke dalam empat sektor pencarian.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan, belasan alutsista tersebut disebar untuk memperluas cakupan pencarian di perairan sekitar Selat Sunda.

“Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor,” kata Al Amrad di Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat.

Sebanyak 13 alutsista yang digunakan terdiri atas KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, dan KRI Lepu.

Pada Sektor A, tim SAR melakukan pencarian di area sekitar 1.026 nautical mile dengan menggunakan KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Pahowang. Wilayah ini berada di laut lepas, sekitar Tanjung Belimbing, Lampung.

“Karena luas areanya cukup luas, jadi di situ kami menggunakan tiga alutsista dan di situ posisinya di laut lepas, kurang lebih di Tanjung Belimbing, Lampung,” ujarnya.

Sementara itu, Sektor B memiliki luas pencarian sekitar 1.020 nautical mile. Pencarian dilakukan menggunakan KRI Leuser dan KAL Anyer di wilayah barat Pulau Lampung.

Untuk Sektor C, luas area pencarian mencapai sekitar 585 nautical mile. Dua alutsista, yakni KN SAR Basudewa dan RIB dari Lampung, dikerahkan untuk menyisir wilayah tersebut. KN SAR Basudewa melakukan pencarian di bagian tengah, sedangkan RIB menyusuri kawasan pesisir dan Tanjung Belimbing.

Adapun Sektor D juga memiliki luas sekitar 585 nautical mile. Wilayah tersebut ditelusuri menggunakan KP Hayabusa yang berada di bagian utara Sektor C hingga Tanjung Panaitan.

Selain empat sektor utama, tim SAR gabungan juga kembali melakukan pemantauan di sejumlah pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau.

“Kita akan monitoring secara keseluruhan di Pulau Krakatau, Pulau Panjang, serta di Pulau Sertung, dan satu RIB dari Lampung, RIB 02, akan mengelilingi pencarian di sekitar Pulau Sebesi,” kata Al Amrad.

Pencarian tersebut dilakukan setelah lima pewarta foto hilang kontak sejak Senin (7/9). Mereka diketahui tengah menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kelima jurnalis tersebut adalah Muhammad Bagus Khoirunas dari ANTARA, Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni sebagai fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, serta Daus dari Anadolu.

Hingga memasuki hari keempat operasi pencarian, tim SAR gabungan masih terus memperluas penyisiran di laut maupun pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau untuk menemukan keberadaan kelima jurnalis tersebut.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top