Kemendiktisaintek Siapkan Portal SatuBeasiswa, Satukan Pemberi dan Pencari Beasiswa

satubeasiswa prof stella christie

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tengah menyiapkan portal SatuBeasiswa sebagai wadah yang menghimpun berbagai informasi resmi mengenai peluang beasiswa, workshop, hingga program magang di dalam dan luar negeri.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengatakan portal tersebut dibuat untuk memudahkan masyarakat menemukan informasi beasiswa sekaligus mempertemukan pihak pemberi dan pencari beasiswa dalam satu platform.

“Karena itu kita sekarang sedang membangun portal ‘SatuBeasiswa’ untuk mengumpulkan seluruh peluang beasiswa/workshop/magang yang ada, baik di Indonesia maupun di luar negeri,” tulis Stella melalui akun Instagram @prof.stellachristie, Kamis (27/8/2026).

Stella menjelaskan, selama ini dirinya kerap menerima pertanyaan mengenai ketersediaan beasiswa di berbagai institusi pendidikan. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah mendorong hadirnya portal yang dapat menjadi pusat informasi beasiswa.

“Supaya para pencari beasiswa dan pemberi beasiswa itu bisa bertemu di satu portal,” ujarnya dalam video yang memperlihatkan tampilan sementara SatuBeasiswa.

Dalam proses pengembangannya, Kemendiktisaintek telah berdiskusi dengan sejumlah pihak, termasuk Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia (AJBI), Staf Khusus Wakil Presiden Achmad Adhitya, serta sejumlah lembaga pemberi beasiswa seperti CT Arsa Foundation, Yayasan Buddha Tzu Chi, dan Martha Tilaar.

Stella mengatakan pemerintah juga akan terus menggandeng pihak swasta maupun pemerintah agar semakin banyak peluang pendidikan dapat dihimpun dalam portal tersebut.

Karena masih dalam tahap perencanaan, masyarakat diminta memberikan masukan mengenai fitur dan informasi yang dibutuhkan. Hingga berita ini dibuat, unggahan Stella telah mendapat ratusan komentar.

Sejumlah warganet mengusulkan agar portal turut memberikan akses beasiswa bagi kelompok ekonomi menengah. Ada pula yang meminta pemerintah menyediakan daftar hitam untuk mengantisipasi program beasiswa yang terindikasi penipuan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top