Jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) terus bertambah dan kini telah mencapai lebih dari 83 ribu unit di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes) yang dikutip Senin (31/8/2026), tercatat 83.379 koperasi telah terbentuk.
Besarnya jumlah Kopdes tersebut kemudian menjadi perhatian warganet di media sosial. Salah satunya akun Threads @zumaahmad9 yang membandingkan jumlah Kopdes dengan berbagai fasilitas publik seperti sekolah, puskesmas dan rumah sakit.
“ADU BANYAK JUMLAH BANGUNAN DI INDONESIA. Kopdes: 83.382 unit, Dapur SPPG: 27.022 unit, SMP Negeri: 23.972 unit, SD Dalam Kondisi Baik: 21.000 unit, PUSKESMAS: 10.374 unit, SMA Negeri: 7.124 unit, Perguruan Tinggi: 4.400 unit, RUMAH SAKIT: 3.282 unit,” tulisnya.
View on Threads
Perbandingan tersebut menunjukkan jumlah Kopdes jauh lebih besar dibandingkan sejumlah fasilitas pelayanan masyarakat lainnya. Bahkan, jumlahnya beberapa kali lipat dibandingkan puskesmas, SMA negeri maupun rumah sakit.
Program Kopdes Merah Putih menjadi salah satu program yang mendapat perhatian besar dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pembentukan koperasi dilakukan secara masif dalam beberapa bulan terakhir dengan tujuan mendorong aktivitas ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Meski demikian, besarnya jumlah koperasi juga memunculkan harapan sekaligus pertanyaan mengenai implementasi program di lapangan. Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan dari pihak pengelola Kopdes maupun pemerintah mengenai perbandingan yang ramai dibahas warganet tersebut.
Dengan jumlah yang telah mencapai puluhan ribu unit, tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh Kopdes dapat berjalan efektif, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mampu mendukung perekonomian lokal dan nasional sesuai tujuan program.


